Sabtu, 02 April 2011

SGTC~ SCTV Goes To Campus (UNDIP)


Beruntung sekali rasanya dua crew Kinetika, SBU dan Ika, bersama salah satu mahasiswa Teknik Kimia, Devi O, bisa turut serta dalam acara  SCTV Goes to Campus (SGTC) 2011 yang diadakan di UNDIP, tepatnya di kampus FISIP Tembalang, 30-31 Maret yang lalu. Kegiatan ini adalah salah satu program SCTV yang berkelanjutan dan tahun ini diadakan di 6 kota di Indonesia yakni Bandung, Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Semarang dan Denpasar.
Rangkaian acara SGTC di Semarang ini sebenarnya sudah diawali dengan lomba presenter yang diadakan sehari sebelumnya dan finalnya dilaksanakan bersamaan dengan Mini Workshop dengan tema “Citizen Journalism” yang telah berlangsung pada Kamis (31/3), di Ruang Auditorium Gedung A lantai 3, Kampus FISIP Tembalang. Peserta Mini Workshop ini adalah 200 mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di kota Semarang  yang lolos seleksi penulisan esai sepanjang 200 kata bertema “Citizen Journalism”.


Suasana Mini Workshop di Aula FISIP UNDIP


Materi diberikan oleh Pemimpin Redaksi Liputan 6 Don Bosco Selamun, Kepala Sekretaris Redaksi Liputan 6 Nunung Setyani, Kepala Divisi IT Ravinder Mawa, dan Stephen Vincent. Selain adanya penjelasan mengenai konsep citizen journalism ,peserta juga mendapatkan materi singkat mengenai teknik pengambilan gambar yang bermakna.
Setelah memperoleh materi tersebut para peserta workshop yang telah terbagi dalam beberapa kelompok diberi kesempatan untuk praktik mencari berita. Mereka diberi waktu 45 menit untuk mencari berita yang menarik dan informatif, kemudian diupload di Citizen6. Citizen6 ini adalah portal baru yang dilauncing pihak SCTV demi mempermudah masyarakat untuk menjadi citizen journalist. Satu kelompok pemenang berhak memperoleh masing-masing Ipod Shuffle dan backstage pass untuk menonton acara karnaval SCTV secara gratis (sayangnya bukan Crew Kinetika yang jadi pemenang :D).
Setelah itu peserta workshop mendapat kesempatan untuk menyaksikan putaran final lomba presenter yang berlangsung pada pukul 12.30-15.00 WIB (sayangnya juga dua perwakilan Teknik Kimia, Zen dan Trias belum lolos ke babak final, it’s ok guys, keep it up!). Kesepuluh finalis lomba presenter tampil di hadapan seluruh peserta workshop. Pemenang lomba ini memperoleh hadiah uang tunai sebesar Rp1.000.000  dan backstage pass untuk masing-masing pemenang kategori news dan non news.

Edwin Ibnu Margani dan Muqorrobin Zaen akhirnya terpilih sebagai pemenang lomba presenter
Setelah itu acara menjadi semakin meriah dengan kehadiran bintang tamu dari SCTV yakni salah satu presenter News Liputan 6, Nova Rini, yang selain berbagi pengalaman sebagai jurnalis dan presenter, wanita kelahiran 1982 ini  juga dengan senang hati memberikan simulasi ‘reportase’ di hadapan para peserta workshop.


Sharing Bersama Nova Rini, Presenter Liputan 6 SCTV

Selain kehadiran presenter acara News  SCTV, peserta workshop juga dihibur dengan ‘bonus’ bintang tamu presenter INBOX, Reza Bukan dan Farid Aja. Maka lengkap sudah sharing pengalaman yang didapatkan para peserta. Bukan hanya pengalaman menjadi formal presenter di program berita, tapi juga ‘wejangan-wejangan’ segar dan kocak dari Reza Bukan dan Farid Aja yang juga sudah makan asam garam untuk karir mereka sebagai MC atau presenter.

Reza Bukan, Farid Aja dan Kepala Divisi Produksi SCTV
 (yang ternyata masih muda banget)
Intinya, tidak perlu minder untuk kita yang baru saja belajar menjadi jurnalis. Jurnalis mungkin memang hanya bisa dijalani bila ada passion tersendiri. Tapi kita bisa menapaki jurnalisme dari dasar, dari mulai menulis, latihan berbicara, hingga bukan tidak mungkin nantinya mulai men’jajal’ dunia broadcasting sebagai reporter atau presenter. Berlatih menjadi MC juga merupakan modal awal menjadi calon jurnalis, semakin tinggi jam terbangnya, maka semakin banyak pula ilmu yang bisa didapat.
Mungkin tidak semua orang tertarik dengan jurnalisme. Dan kadang ada paradigma tersendiri untuk kita, terutama ‘warga’ teknik yang sudah terlanjur jatuh cinta dengan dunia jurnalistik. Meski ini memang bukan dunia kita, kenapa saya katakan begitu, karena di SGTC, saya dan teman-teman dikelilingi orang-orang jurusan komunikasi yang sudah sejak awal berkecimpung dengan dunia macam ini. Tapi saya sendiri masih sangat bangga sebagai seorang jurnalis yang juga seorang (calon) Engineer.
Seperti yang saya tuliskan dalam essay, “Kita semua adalah bagian dari dunia jurnalistik. Kita semua adalah pelakon dalam citizen journalism.”
                                                                                           By:      SBU ~ crew08

2 komentar:

ExTrEmE me mengatakan...

cieee. mantap tuh acaranya. pengen juga ikutan. hehehe

artist-KIMIA-TEKNIK-nya cerita chemeng- mengatakan...

uda lewat acra nee :D